Takbiratul ihram
Takbiratul Ihram berasal dari dua kata : Takbir (ucapan
Allahu Akbar) dan Ihram (pengharaman), ketika dua kalimat ini digabung maka
bermakna : Ucapan takbir yang memulai pengharaman dari melakukan hal-hal yg
dilarang dalam shalat. Seperti makan, minum, berbicara kepada selain Allah SWT
dan Rasul SAW dan hal-hal yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai mubthilat (yg
membatalkan) shalat.
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar
telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening
(limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan
darah mengalir lancar ke s! eluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot
bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua
tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini
menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian
atas.
I’TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah,
mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan
sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan
yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan
pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
Ruku
Ruku secara bahasa adalah menunduk. Secara Syar’an adalah
menundukkan badan hingga kedua telapak tangan meraih/bersandar pada kedua
lututnya, dan bahwa Rukunya Rasulullah SAW itu tepat dalam posisi 90 derajat,
hingga andai ditaruh sebuah gelas dipunggungnya niscaya tak tumpah, menunjukkan
lurusnya posisi punggung beliau dalam 90 derajat
Sujud
Secara bahasa adalah merendahkan diri serendah rendahnya.
Secara syar’an adalah meletakkan 7 anggota sujudnya pada bumi tempat ia
melakukan shalat, yaitu kedua telapak tangan, kedua lutut, kedua kaki, dan
dahinya, dengan mengangkat belakang tubuhnya lebih tinggi dari posisi dahinya,
melambangkan kerendahan yg serendah rendahnya atas dahi.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan
ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisamengalir
maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu,
lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa – gesa agar darah mencukupi
kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi
wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan
kesehatan organ kewanitaan.
Duduk antara dua sujud
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu
iftirosy ( tahiyyat awal ) dan tawarruk ( tahiyyat akhir ). Perbedaan terletak
pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha
yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri
pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan.
Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (
urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) dan saluran vas deferens. Jika
dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak
kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang
dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga.
kelenturan dan kekuatan organ – organ gerak kita.
Tahiyyah
Secara bahasa adalah kemuliaan, secara syar?an adalah Salam
kepada Allah, sebagaimana para sahabat mengucapkan salam pada Rasul saw, salam
pd sesama muslim, merekapun mengucapkan salam kepada Allah, maka Rasul saw bersabda
: ?Jangan ucapkan salam pd Allah, karena Allah adalah Assalaam, tapi ucapkanlah
Attahiyyatulillah;(SyarhBaijuri Bab Shalat)
Tasyahhud,
secara bahasa adalah mengucapkan syahadat, secara syar;an
adalah terbagi dua, Tasyahhud awal dan Tasyahhud Akhir, tasyahhud awal adalah
duduk setelah sujud kedua pada rakaat kedua, lalu membaca doa tasyahhud awal
sebagaimana dijalankan oleh muslimin dan yg itu semua telah diajarkan oleh
Rasulullah SAW, demikian pula Tsyahhud Akhir, yaitu ucapan yg merupakan
percakapan antara Allah SWT dan Rasulullah SAW di malam Mi’raj beliau,
sebagaimana Rasul saw menceritakannya : aku bersujud dan berucap : Attahiyyatulmuba?dst.?
Lalu Allah menjawab Assalaamu alaikua Ayyuhannabiyy.., lalu aku menjawab :
Assalaamu alaina.., maka percakapan ini dijadikan kewajiban untuk selalu
diucapkan oleh setiap umatnya, karena saat itulah diwajibkannya shalat, maka
shalat menyimpan rahasia kemuliaan Mi;raj beliau saw kepada Allah swt.
Salam
Adalah ucapan dari rukun shalat yg terakhir dg niat selesai
dari shalat, ucapan salam yang pertama merupakan rukun shalat, dan salam yang
kedua adalah sunnah, mengenai kepada siapa ucapan tersebut memang banyak
khilaf, namun bukan itu daripada tujuan utama mengucapkan salam, karena tujuan
utama dari salam dan seluruh gerakan shalat adalah Ittiba; lirrasul SAW dengan
landasan perintah Allah SWT dengan puluhan ayat pd Al-Qur’anulkarim yang
memerintahkan kita taat kepada Rasulullah SAW, dan mengikuti perintah beliau.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala
menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan
menjaga kekencangan kulit wajah. BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja
menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/08/10/m8j9ks-inilah-manfaat-dan-rahasia-di-balik-gerakan-shalat-1


0 komentar:
Posting Komentar